Daftar Blog Saya

Selasa, 21 Desember 2010

Mudik ke hatimu

Rerumputan menyirat jejak-jejakmu
Menjadi jalan setapak
Aku menuju hatimu dengan setangkai sajak
Yang kupetik dari perjalanan berliku

Bukankah selalu kutanam perdu penawar rindu.
Embun-embun menyukai telanjang tapak kakimu
Ketika kau melintas jalan setapak rerumputan menjaga jejakmu
Tetap basahseperti butir air mata yang enggan jatuh dari bulumatamu

Bagaimana pun aku memunguti jejak itu
Menyimpannya dalam sebuah sajak
Lalu kuikuti ke mana kata pergi mengembara.
Bukankah hatimu kampung halaman dari seluruh sajak ku
Tempat aku mudik dengan segala perbekalan cinta.

Karya : Rizky Sselalu Ssettia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar