Di tengah galau membelenggu melanda altar jiwa, tatkala ritme meretak di kalbu ku...
Aku pun menjahit kembali luas robek langit hati ku karna pernah di lukai tikaman dusta cinta...
Aku bertarung antara bahagia dan duka agar bisa ku nikmati butir butir hari hari indah bersama mu...
Di saat aku kembali menata rapi lembar lembar mimpi yang kelam karna duka nestapa ...
Dan aku pun menemukan sebuah hati yang tulus dan suci menghampiri rapuh naluri ...
Kau yang tercinta...
Memeluk hati dengan penuh balutan cinta dan kasih sayang ....
Kau pun melukis pelangi indah di cakrawala hati ku
Langkah ku sungguh tegas menuju nyaman altar jiwa mu...
Ku lupakan garis putus putus di ujung legam lusuh jiwa raga...
Karna...
Bathin ku kini sudah berhias kan cahaya kilau hijau zamrud
Sukma ku sudah bertahtakan senarai cahaya putih mutiara
Jiwa ku pun tlah berhiaskan warna ungu violet...
Ketika kelopak netra indah ku memancarkan pandangan sendu di bias senja memerah saga
Mengalir nuansa bening di pipi...
Berkisah tentang kau laksana malaikat cinta
Memeluk kidung himne rindu mu...
Dan kini hati ku slalu berwarna putih
tulus yang slalu mencintai dan menyayangi mu....
Ku abadikan cinta dan kasih sayang mu di sudut sudut nurani ku...
Meski kedalaman cinta di rasa kian mengiris sepi makin menua di tepi pantai bathin ku...
Kau kekasih hati ku...
Ku awali cinta mu dengan pasrah dan doa atas kuasa ILLAHI...
Kau tlah bertahta indah di samudera kasih ku..
Tlah ku bentangkan segala harapan cintaku pada mu..
Tlah ku labuhkan hati ku di dermaga kasih mu
Tlah ku ukir nama mu di dinding dinding kalbu
Tlah ku lukis sketsa wajah mu di sanubari ku
Tlah ku agung agung kan segala rasa yang tercipta atas nama cinta yang kian membelah asa yang ku miliki ...
Aku slalu menjaga sebentuk hati dan cinta ku hanya untuk mu...
Agar hati mendewa di balik petikan dawai harpa kian memutih di urat nadi...
Aku berjalan di atas permadani rindu yang senantiasa memanggil ku, ketika harapan cinta kian terpaut pada mu...
Ku biar kan diri ku terlelap di tenang Istana cinta mu di waktu pilar pilar nya
Begitu kokoh membentengi asa dan rasa ku atas diri mu ...
Ku sandarkan rapuh jiwa raga di Singgasana indah, kala diam ku melafazkan doa doa suci bertabur kerinduan yang mendalam...
Bahwa hati ini tlah termiliki...
Jiwa mu tlah menyatu dalam aliran darah ku...
Detik detik ku lalui begitu indah...
Ketika bunga cintaku tumbuh dan bersemi di musim nya, wangi semerbak meraja di penjuru jiwa...
Sambutlah hadir ku di hati mu, di saat aku bermanja manja dengan desah nafas mu yang lembut membelai helai helai rindu ku
Peluklah jiwa ku sepenuh hati mu, karna sejatinya aku adalah cinta mu, karna kau adalah belahan jiwa...
By : IrMa PrimadoNNa BErLian (Bidadari Qolbhu)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar