hingga dalam setiap puisi menceritakan dendam rindu,
meluapkan mimpi-mimpi yang selalu mengusik kelelapan tidur,
melepas bayang sangsi yang luruh dalam tiap hembusan nafas,
menanggalkan daun gelisah yang terkadang jadi kabut menyesatkan……..
Dengan nama-Mu,
mengembara disemesta terbuka,
menyelinap diantara ombak,
mendaki terjalnya tebing,
merangkak disisi jurang curam,
arungi sungai-sungai dalam,
keluar masuk rimba,
berpacu dengan terik cuaca dan hujan yang datang,pergi,berlalu merampas usia…
Dalam nama-MU,
berada diantara siklus yang terjadi didalam diri,
dijejali oleh nafsu hewani,
berperang melawan jilatan bilur ke-engganan,keletihan,kekhawatiran akan keterasingan dan rasa yang membosankan………..
Hanya dengan-MU,
menghadapi selaksa permasalahan dalam kesabaran
dicermin kehidupan yang mengeluh dan mengaduh
dalam hakikat kebersamaan….
Oleh : Meditasi Rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar