Berjalan pongah dengan tegapnya
Merekahkan senyum dgn sombongnya
Mengepakan sayap bagai sang elang diatas langit
Pergi dan menjauh tanpa ingat semuanya
Tiada manis katanya lagi
Tiada indah senyumnya lagi
Tawanya menyakitkan hati
Kutikam rinduku
Dengan belati
Biar dia berdarah dan tak sanggup berdiri lagi
Begitu dalamkah bencimu pada diri ini
Hingga tak sedetikpun kau perduli
Hingga tak spatah katapun kau beri
Resah marah rindu benci
Menyelinap dihati
Keindahanmu kini berganti
Menjadi sebuah badik yang siap menikamku mati..
oleh Indra Saswitri Wiwit pada 26 Desember 2010 jam 0:29

Tidak ada komentar:
Posting Komentar