Di detik-detik yang merangkai menit iniTerasa ada kehampaan yang bergejolak di dalam dada
Pikiran ku melayang tertujuh pada satu bayangan...
Bayangan yang telah mempesonaku
Seperti lukisan abstrak itulah dirimu
Tidak langsung terlihat indah dalam pandangan pertama...
Tapi bila memandangmu dari berbagai sudut yang berbeda...
Akan hadirkan kekaguman yang entah...
Bagaimana dapat ku deskripsikan

Aku begitu terpesona
Saat mataku memandangmu wajahmu
Detak nadi tak normal lagi
Gugup tubuh...
Kelu mulutku
Terpaku diam ...
Seperti saat waktu berhenti
Saat ku paksakan langkah kaki tuk berjalan mendekatimu...
Mencoba mendekatkan ragaku dengan ragamu
Udara seakan menjadi hampa...
Bagai tak cukup oksigen yang mengalir ke otakku
Hingga untuk ucapkan sapaan saja aku tak mampu
Saat gendang telingaku menangkap suaramu...
Beragam rasa menyelimuti jiwa
Semakin membuatku tak mampu membendung gelombang rasa
Yang ku sadari makin tinggi...
Untuk dapat ku abaikan lagi
Kini aku yang duduk di sini...
Di temani rasa yang terpesona
Mencoba merangkai syair cinta tentang dirimu...
Tentang perasaan ku padamu...
Yang mungkin belum kamu tahu
Sungguh kau membuatku terpesona
Parasmu...
Senyummu...
Selalu ada mematikan segala logika
Dan membuatku harus jujur berkata...
Biarkan aku yang duduk di sini...
Di setiap aku pejam mata...
Memandang langit senja berhias cahaya rembulan
By : Penyulam Aza
020111 WAK_PA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar