Begitu sejuk diantara kibasan sinar mentari
Dia datang dan menyiram kalbuku yang gersang
Dan memupuk mimpi dalam benakku

Lembayung Senja
Indah dirimu tak terlukiskan
Hingga ku hanyut dalam angan yang memabukkan
Dalam Mengejar asa yang menggoda riuh
Lihatlah wahai lembayung
Kini aku berdiri memandangmu hangat
Menyambut keindahan sinarmu yang begitu lembut
Yang mampu menghilangkan kejenuhan dan gundahku
Apakah dirimu mengerti wahai sang lembayung
Waktu terus bermain diantara galau rinduku
Hati ini berpesta ketika kau memberikan sinarmu padaku
Kau juga mampu hadirkan kebahagiaan
Jangan palingkan wajahmu
Jangan balikkan langkahmu
Jangan ukirkan luka dihatiku
Hidupkankanlah rasa ini di bening jiwamu
Bukan tuk hitungan detik
Tapi tuk hitungan zaman
Bahkan untuk akhir zaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar