Mendung hiasi kota ini,
Hujan renyai-renyai mulai menyapa di jendelaku
Kulepas anganku menembus ruang waktu,
Waktu yang tak kan mungkin bisa kembali.
Di sini di kesunyian ini ku rasakan sepi tanpa canda tawa dan tangismu.
Ku lepaskan rinduku lewat gambar kecilmu namun kian ku rasa ketiadaanmu
Cium terahkirmu, bisik lirihmu "cepat pulang ma" selalu menggugah semangatku kala kerapuhanku.
Kau mutiara hatiku permata hidupku kau yang selalu membuatku kuat dalam segala dilema ini.
Ku kan kembali untukmu putri kecilku dan mga aku tak kan pergi lagi darimu.
Tapi kapan? Semua msih dalam angan, aaaaaaahhhhh aku masih tetap di sini.
Anspirasi Hany Imoel

Tidak ada komentar:
Posting Komentar