Kesederhanaan mengiringi akal melalui pudar hari,...
Bayang-bayang parade lembayung berderak lembut dalam bias lemah tirai senja
Kemilau lembut cahaya dan pekak debur menyatu terpecah karang
Yang berlari mengiringi riak menembus teras-teras dingin
Di sudut pandang lesu tergambar jelas dalam perjalanan yang tak kunjung henti,
Di sudut lain pun terlihat rona pucat pasi yang tergantung di sana sini,
Saat Tubuh-tubuh itu merasa lelah
menuliskan cerita lalu
Ia hanya ingin pudar dari kenyataa
Dan terbenam jauh dalam senandung lembayung senja...
Yang berada di balik tirai.
Bayang-bayang parade lembayung berderak lembut dalam bias lemah tirai senja
Kemilau lembut cahaya dan pekak debur menyatu terpecah karang
Yang berlari mengiringi riak menembus teras-teras dingin
Di sudut pandang lesu tergambar jelas dalam perjalanan yang tak kunjung henti,
Di sudut lain pun terlihat rona pucat pasi yang tergantung di sana sini,
Saat Tubuh-tubuh itu merasa lelah
menuliskan cerita lalu
Ia hanya ingin pudar dari kenyataa
Dan terbenam jauh dalam senandung lembayung senja...
Yang berada di balik tirai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar