Saat diri lalai akan adanya kematian
Saat mimpi-mimpi tak jadi kenyataan
Saat segala cita dan asa tercampakan
Ku terhenti menelusuri sebuah perjalanan

Mentari kini mulai mencari peraduan
Sinarnya kian meredup menolak tatapan
Seakan enggan tuk membalas senyuman
Hingga melalaikan akan sapaan keceriaan
Pada para penghuni bumi yang berangan

Bulanpun tak beranjak dari kediaman
Akan tugasnya menebarkan pencerahan
Tuk menerangi segala kehidupan
Agar ada pengharapan yang kan terpenuhi
Hingga terhindar dari kesesatan dan keputusasaan
Wahai bintang gemintang dimanakah gerangan?
Hingga lalai tuk menerangi setiap insan
Mengajaknya tersenyum dalam candaan
Melupakan segala beban dan kepengatan
Melebur menyatu dalam suatu kebahagiaan
Mengapa diri ini tak kau pedulikan
Mengapa diri ini tak kau perhitungkan
Mengapa diri ini selalu saja kau hinakan
Mengapa diri ini selalu saja kau salahkan
Mengapa diri ini tak kau beri kesempatan

Aku seakan terhimpit dalam kesempitan
Dadaku menyesak oleh segala kedzholiman
Hatiku terbelenggu oleh suatu ketidak pastian
Langkahku terhenti oleh segala ketidak adilan
Aku kini letih untuk melanjutkan perjalanan
Ya Tuhan…..
Engkau lah segala pengharapan
Engkau lah pembuluh ku dalam kesedihan
Dekaplah diriku ini dalam sebuah ampunan
Jauhkan diriku ini dari segala keputusasaan
Agar senantiasa berada dalam keselamatan
mantap....
BalasHapuslanjutkan karirmu sobat..
kau berbakat..!
capai cita2 mu..