Ku dengar nafas-nafas yang tersengal
Dan isak tangis yang mencabik hati
Hingga ku tak mampu mengibaskan perih dihati

Kepedihan yang kini telah menyeruak
Begitu kokoh ibarat bebatuan ditebing yang terjal
Menancap pada asa yang berkeping
Hingga meluluh lantakkan dinding hati ini
Saat ini aku bagaikan Ilalang kering yang terkoyak
Di antara rimbunan pepohonan
Menanti siraman air hujan
Hingga ku dapat kembali menghijau
Tuk segarkan pandangan mu
Kini....
Aku terasing diantara rimbunan pepohonan
Dan tersembunyi diantara semak belukar
Hingga ku tak dapat berikan kecerahan untuk dirimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar